BLOG Kana Park

Kana Park: Sekarang Adalah Waktu yang Tepat untuk Beli Rumah Baru

Kana Park: Sekarang Adalah Waktu yang Tepat untuk Beli Rumah Baru

Kana-park.id, TangerangSiapa yang tak berminat memiliki rumah sendiri? Tentu setiap orang ingin memiliki rumah sendiri, memulai kehidupannya dari rumah tersebut. Itulah sebabnya mengapa harga rumah terus naik dari tahun ke tahun.

Namun, banyak pertimbangan yang perlu diperhatikan dalam membeli rumah. Mengingat, membeli sebuah rumah merupakan keputusan finansial yang sangat besar bagi sebagaian masyarakat Indonesia. Mulai dari lokasi dan kawasan dimana rumah berdiri, spesifikasi rumah, hingga kesiapan finansial calon pembeli rumah.

Namun, pada hari ini memiliki rumah bukan lagi sekedar impian. Banyak insentif dan stimulus yang dikucurkan Pemerintah dan Bank Indonesia untuk mendorong masyarakat agar segera memiliki rumah. Beberapa stimulus yang bisa dimanfaatkan antara lain penghapusan PPN untuk pembelian rumah ready stock, DP 0 persen, hingga subsidi bunga KPR.

Salah satu produk properti rumah yang dapat dipertimbangan oleh calon pembeli adalah Kana Park. BSA Land mempersembahkan kawasan perumahan berkualitas di Legok Serpong, Tangerang yaitu Kana Park. Dengan konsep yang elegan bergaya Jepang di lokasi yang strategis. Kawasan hunian yang bertajuk "A Home for Your Future" ini berjarak 5 menit dari akses jalan tol, 10 menit ke stasiun Parung Panjang, serta 20 menit ke kawasan BSD.

Perumahan Kana Park memiliki 3 unit andalan dengan spesifikasi rumah yang sangat cantik. Terdapat rumah tipe 48, tipe 33, dan tipe 39 yang dipasarkan dengan harga tidak lebih dari Rp500 jutaan saja. Selain menawarkan konsep hunian bergaya Jepang, Kana Park juga menawarkan berbagai fasilitas seperti taman berkonsep Jepang, lingkungan dengan dekorasi khas Asia, dan Sport Club.

Oleh karena itu sekarang adalah saat yang tepat untuk segera memiliki rumah. Bagaiaman tips untuk memiliki rumah di Kana Park? Simak selengkapnya di sini.

Manfaatkan Insentif dan Pemerintah

Guna mendorong daya beli masyarakat terhadap produk properti, Pemerintah dan Stakesholder lainnya tengah gencar mendorong pertumbuhan sektor properti dengan memberikan beragam propgram stimulus dan insentif. Berbagai program tersebut diharapkan memberikan dampak positif pada peningkatan permintaan properti oleh masyarakat pencari properti. Berbagai stimulus dan insentif yang diberikan diantaranya mulai dari insentif penghapusan PPN, stimulus subsidi bunga KPR, penurunan suku Bungan acuan, hingga program DP 0 persen untuk pembelian rumah di bawah Rp2 Miiyar.

Untuk itu, Anda bisa memanfaatkan stimulus dan insentif untuk segera memiliki rumah karena dengan memanfaatkan insentif tersebut, harga rumah yang didapatkan akan lebih murah. Selain itu, Kana Park yang berlokasi di kawasan prestisius cenderung memiliki harga yang cukup murah. Legok adalah kawasan hunian yang paling tepat sebagai alternatif masyarakat yang tidak memiliki kesanggupan untuk membeli rumah di kawasan BSD. Selain dekat dengan wilayah tersebut, Legok juga dikelilingi kawasan emas lainnya seperti Gading Serpong, Karawaci, dan Tangerang. Hal ini yang mendasari pembangunan hunian Kana Park oleh BSA Land di kawasan Legok, Tangerang. Selain memiliki akses dengan BSD, Kana Park juga memiliki akses dekat ke stasiun serta pintu tol Mekar Jaya (Tol Serpong-Balaraja, dalam proses pembangunan). Jarak ke pusat Kota BSD saja, dapat ditempuh dalam waktu 15 menit saja.

Menyiapkan Uang Muka atau Down Payment (DP)

Anda harus mempertimbangkan besaran Down Payment (DP) yang biasanya berkisar pada minimal 10% dari harga rumah. DP akan mempengaruhi besaran cicilan setiap bulannya dan hal ini harus masuk kedalam perencanaan keuangan yang Anda buat. Semakin besar DP yang diberikan semakin ringan cicilan yang harus dibayarkan, begitu juga semakin kecil DP yang diberikan maka semakin besar cicilan yang harus dibayarkan. Oleh karena itu, sebisa mungkin pilih skema cicilan dengan DP yang paling besar agar beban cicilan setiap bulan lebih ringan. Bukankah lebih baik menabung sedikit lebih lama agar beban di masa depan lebih ringan? Daripada Anda terburu-buru memiliki rumah dengan resiko beban cicilan yang tinggi?

Sudah Memiliki Penghasilan Tetap

Penghasilan tetap merupakan syarat wajib jika Anda ingin mengambil sebuah KPR. Karena, dalam syarat dan klausul pengajuan KPR Anda harus menyertakan bukti penghasilan tetap selama beberapa waktu kebalakang. Jika Anda adalah seorang karyawan tetap dan memiliki penghasilan yang dapat diandalkan, maka Anda telah masuk ke dalam salah satu persyaratan untuk segera memiliki rumah.

Namun tetap harus Anda ingat, sumber penghasilan tetap bukanlah hanya berasal dari Gaji Bulanan. Jika Anda merupakan seorang entrepreneur dan memiliki penghasilan yang bisa diandalkan, Anda pun sudah harus mulai memikirkan untuk membeli rumah. Berbagai sumber penghasilan tetap lainnya juga dapat Anda jadikan sebagai salah satu sumber keuangan untuk menutupi cicilan bulanan rumah yang akan Anda ambil. Jadi kata kuncinya disinilah bukanlah soal status pekerjaan namun penghasilan yang dapat diandalkan.

Kesiapan Mental

Tidak hanya soal penghasilan namun juga kesiapan mental pun harus dipersiapkan. Pasalnya, cicilan rumah merupakan cicilan jangka panjang yang sudah pasti memerlukan komitmen yang kuat. Beberapa jenis cicilan bahkan ada yang mencapai 15 tahun lamanya. Oleh karena itu, mental, komitmen, dan niat yang kuat harus Anda miliki sebelum mulai mengambil cicilan KPR. Ada baiknya Anda merencanakan keuangan jangka panjang dengan mempersiapkan berbagai skenario terburuk, selanjutnya Anda harus mampu beradaptasi dengan cepat dalam menghadapi resiko-resiko di masa depan. Hal ini lah yang harus Anda pertimbangkan sebelum memiliki rumah idaman.

Selain itu, persoalan lain yang harus Anda pertimbangkan adalah biaya pemeliharaan listrik, air, perabotan, kebersihan dan lain sebagainya. Anda harus bertanya pada diri sendiri apakah sudah siap dengan berbagai persoalan tambahan kepemilikan rumah? Nah untuk itulah Anda harus benar-benar mempersiapkan mental dengan matang sebelum membeli rumah.

Cicilan KPR Tidak Boleh Lebih Dari 30% Penghasilan

Jika Anda sudah memiliki penghasilan tetap dan telah siap secara mental, maka Anda harus mulai merencanakan keuangan secara teliti. Sebaiknya, jumlah cicilan yang harus dibayarkan setiap bulan tidak lebih dari 30% penghasilan tetap Anda. Namun, jika Anda memiliki penghasilan tambahan Anda dapat mengakumulasikan penghasilan tambahan dengan penghasilan tetap untuk mendapatkan jumah total penghasilan selama satu bulan.

Mengapa Anda harus menjaga prinsip 30% ini? Menurut Investopedia, pengeluaran 30% untuk investasi atau cicilan rumah merupakan angka yang ideal karena dengan jumlah tersebut keuangan tidak akan terbebani terlalu berat. Oleh karena itu, sebelum membeli rumah Anda harus menghitung secara teliti seluruh pemasukan dan disiplin dalam mematuhi rencana keuangan yang telah dibuat. (ADR)

imgWAchatYuk wa